Back » Mari Bersama Lawan Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Lakukan Apel Gabungan

Bupati OI H.M. Ilyas Panji Alam, S.E., S.H., M.M., melalui Gugus Tugas Covid19 Kab. OI melakukan apel gabungan, di pimpin oleh Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi, SIk. MH., turut hadir Asisten I dan II Setda OI. Sabtu (28/03/2020), bertempat di Posko Covid19 di Jln. Lintas Palembang-Kayu Agung.    "Apel ini digelar untuk memberikan arahan serta informasi kepada masyarakat agar di Malam Minggu untuk tidak melakukan kumpul-kumpul dan akan dibubarkan jika ada yang diketahui sedang melakukan aksi tersebut." ujar Kapolres OI.   Pembubaran massa ini adalah upaya Tim Gugus Tugas Covid19 Kab. OI dalam memberikan pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat ditengah penyebaran virus corona saat ini.   Tindakan ini sesuai hukum Pasal 212, 216 dan 218 KUHP. Masing-masing beleid pasal tersebut berbunyi : Pasal 212 : Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.   Pasal 216 ayat (1): Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.   Pasal 218:  Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.


Minggu, 29 Maret 2020 (08:03)